Memuat

Harap tunggu beberapa saat
kami menyiapkan semuanya untuk Anda!

Berita

KCBI Ucapkan Selamat dan Sukses Kongres VII PIKI yang Dihadiri Kepala KSP dan Menteri PKP RI

Thursday, 30 April 2026 12:00

Jakarta, 30 April 2026 — Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) menggelar Seminar Nasional sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kongres VII PIKI Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (30/4/2026) di Lumire Hotel and Convention Center, dengan menghadirkan berbagai pemikir dan tokoh intelektual dari seluruh Indonesia, termasuk partisipasi aktif dari Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI).

Seminar nasional tersebut mengangkat sejumlah isu strategis yang dinilai krusial dalam pembangunan nasional ke depan. Tiga topik utama yang dibahas meliputi ketahanan energi nasional dalam kerangka transformasi pembangunan dan transisi energi, kedaulatan pangan Indonesia di tengah dinamika politik global, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di era transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) dengan pendekatan keadilan pembangunan.

Ketua Panitia Kongres VII PIKI, Drs. Benyamin Patondok, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi pemikiran dan peran kaum intelektual dalam menjawab tantangan zaman. “Seminar ini kami harapkan mampu melahirkan gagasan strategis yang relevan untuk menjawab perubahan global yang cepat dan kompleks,” ujarnya.

Ketua Umum DPP PIKI, Dr. Badikenita Br. Sitepu, S.E., S.H., M.Si., dalam sambutannya menegaskan, “Seminar ini menjadi ruang strategis bagi kaum intelektual untuk menyumbangkan pemikiran yang solutif dan relevan bagi masa depan Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan global.”

Dalam kesempatan ini, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H. memaparkan materi terkait dampak konflik internasional. Ia menekankan bahwa dinamika geopolitik global memiliki implikasi langsung terhadap ketahanan energi, pangan, hingga stabilitas ekonomi nasional. “Penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional agar mampu menghadapi dampak dari konflik global yang terus berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, S.IP, atau yang akrab disapa Bang Ara, memaparkan program “Rumah Rakyat” sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat. “Program Rumah Rakyat menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial melalui pembangunan kawasan permukiman yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ketua Harian DPP KCBI, Eric Fernardo, S.I.P., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, “KCBI mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Kongres VII PIKI. Semoga semakin sukses dan terus memperkuat sinergi intelektual lintas iman.”

Seminar berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Anwar Tjen, Pdt. Anwar Tjen, Ph.D., dari Lembaga Alkitab Indonesia. Rangkaian acara mencakup pemaparan materi, diskusi panel, serta sesi tanya jawab.

Turut hadir dari KCBI dalam kegiatan ini antara lain Ketua Harian DPP KCBI Bapak Eric Fernardo, S.I.P., M.Si., Deputi Bidang Pelatihan DPP KCBI Bapak Sandy, S.E., Deputi Publikasi DPP KCBI Bapak Winson, Sekretaris Eksekutif Kantor DPP KCBI Bapak Buana Bhakti Al-Fatah, S.P., serta Anggota DPD DKI Jakarta Ibu Noni Moachi, S.Sos., S.Pd., M.A.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam merumuskan kontribusi nyata intelektual Indonesia lintas iman, termasuk KCBI, bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.