Berita
KCBI dan LKP-CHC Kembangkan Dhammaduta Buddhis Profesional Melalui Program Certified Communicator Dhammaduta
Sunday, 17 May 2026 12:00
Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) bersama LKP-Certified Hypno Communicator (LKP-CHC) sukses menyelenggarakan Wisuda Certified Communicator Dhammaduta (CCD) sebagai puncak dari rangkaian pelatihan komunikasi Dhamma yang telah berlangsung selama empat pertemuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 17 Mei 2026 bertempat di Kampus STABN Sriwijaya, Tangerang, serta turut dilaksanakan secara daring melalui Zoom yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi momentum penting dalam mencetak Dhammaduta Buddhis yang profesional, komunikatif, dan mampu menyampaikan ajaran Buddha secara relevan di tengah perkembangan zaman.
Acara wisuda diawali dengan prosesi masuk wisudawan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne KCBI, serta Mars LKP-CHC. Suasana khidmat semakin terasa dengan doa pembukaan serta sambutan dari para tokoh dan pimpinan lembaga yang hadir dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda dan penyerahan sertifikat kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus dalam program CCD.
Ketua Panitia, Bapak Bambang Prakuso BA, CM-SSR, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan penuh antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa program CCD bukan hanya sekadar pelatihan public speaking, tetapi juga pembentukan karakter Dhammaduta yang mampu menjadi teladan di masyarakat. “Kami berharap seluruh peserta yang telah diwisuda dapat menjadi komunikator Dhamma yang bijaksana, berintegritas, dan mampu memberikan inspirasi positif bagi umat Buddha di Indonesia,” ujarnya.
Ketua Umum DPP KCBI, Y.M. Bhikkhu Dhammavuddho Thera/Victor Jaya Kusuma, S.Kom., M.M., BKP., turut memberikan pesan kepada para wisudawan agar terus mengembangkan kemampuan diri dalam menyampaikan Dhamma. Beliau menekankan bahwa seorang Dhammaduta harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi dan media digital dalam menyebarkan nilai-nilai Buddhis. “Dhammaduta masa kini tidak hanya dituntut memahami Dhamma secara mendalam, tetapi juga mampu menyampaikan pesan Buddha dengan cara yang komunikatif, modern, dan menyentuh hati masyarakat,” ungkap beliau.
Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Triroso, S.Ag., S.Pd., M.M., M.Pd., memberikan apresiasi atas konsistensi KCBI dalam membangun kualitas sumber daya manusia Buddhis melalui program CCD. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki kontribusi besar dalam menciptakan generasi Dhammaduta yang berkualitas dan mampu memperkuat moderasi beragama di Indonesia. “Program CCD menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi umat Buddha, khususnya dalam bidang komunikasi keagamaan yang adaptif terhadap tantangan zaman,” tuturnya.
Direktur LKP-CHC, Dr. Muljadi, S.Kom., M.M., M.B.A., menjelaskan bahwa program CCD dirancang secara terstruktur dengan mengombinasikan pembelajaran Dhamma dan teknik komunikasi profesional. Ia menyampaikan bahwa para peserta tidak hanya dilatih berbicara di depan umum, tetapi juga dibekali kemampuan membangun pengaruh positif melalui komunikasi yang efektif. “Kami ingin melahirkan Dhammaduta yang mampu berbicara dengan percaya diri, memiliki struktur komunikasi yang baik, serta mampu menyampaikan Dhamma secara kuat dan menginspirasi,” jelasnya.
Ketua STABN Sriwijaya, Dr. Li Edirama Wijayaputra, M.Pd., dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan kualitas Dhammaduta Buddhis melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan. Ia menilai bahwa program CCD menjadi wadah penting dalam meningkatkan kapasitas generasi Buddhis yang unggul, adaptif, dan memiliki kompetensi komunikasi yang baik di tingkat nasional.
Para instruktur program CCD turut menyampaikan apresiasi atas semangat dan perkembangan para peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan hingga tahap wisuda. Mereka menilai bahwa para peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan komunikasi, penguasaan materi Dhamma, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan ceramah Buddhis. Para instruktur berharap program CCD dapat terus menjadi wadah pengembangan Dhammaduta Buddhis yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan umat Buddha serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam rangkaian acara, turut dilaksanakan pengumuman peserta terbaik, penandatanganan MoU, pengucapan sumpah wisuda, serta sesi kesan dan pesan dari peserta terbaik. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa penutup dan foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan. Acara ini juga turut dihadiri para instruktur program CCD serta jajaran pengurus KCBI, di antaranya Ketua Umum DPP KCBI Y.M. Bhikkhu Dhammavuddho Thera/Victor Jaya Kusuma, S.Kom., M.M., BKP., Ketua Harian DPP KCBI Bapak Eric Fernardo, S.I.P., M.Si., Deputi Bidang Pelatihan DPP KCBI Bapak Sandy, S.E., Deputi Bidang Publikasi DPP KCBI Bapak Winson, Anggota DPD KCBI Jawa Barat Bapak Jestin Anttares, serta Sekretaris Eksekutif Kantor DPP KCBI Bapak Buana Bhakti Al-Fatah, S.P.
KCBI